Bingung deh sama orang-orang. Yang menyalahkan orang lain. Dia nyadar gak sih kalo apa yang dia omongin buat orang lain itu buat dirinya sendiri?
Awalnya, aku berpikir sama dengan orang-orang pada umumnya. Sampe akhirnya aku bisa nilai kamu dari sudut pandang lain. Kamu memang benar seperti apa yang mereka omongin, tapi ga sepenuhnya salah.
Tapi makin kesini, makin keliatan aja. Apa yang "ga sepenuhnya salah" itu tertutup sama apa sifat yang orang-orang omongin. Mau aku usahain buat mengelakkan fakta itu, fakta ya tetep fakta.
And it has been proven.
Cuma bisa istighfar aja. Aku bukan orang yang suka memperpanjang masalah. Ga penting. Waktu yang berharga habis buat gitu doang.
Jelas. Kamu ga disenengin sama orang lain. Ga pernah nyadar ya? Nah, kalo baca ini, aku sadarin deh. Kalo kata papa sih, mending jangan temenan sama orang yang "buruk" karena bisa kebawa, kecuali kamu yang bisa bawa dia. You're so bold. Aku mah cupsky. I'm nothing-lah dibanding kamu. Mending aku cari temen yang lain, you too.
Kamu dan teman-temanmu ga sebaik yang aku pikir. Maaf sebelumnya.
Udah kumute sebelumnya, tapi karena temen, unmute deh. Eh taunya gini. Sama aja. Aku memang bukan siapa-siapa, makanya gabisa nuntut apa-apa. Tapi minimal ngerasa malulah. Yakali diomongin, masa ga malu. Boleh lo beranggepan, "Diomongin berarti orang-orang iri, perhatian sama gue." Kalo emang lo ga salah, dan lo selalu melakukan hal-hal positif, sah-sah aja mikir gitu. Lah ini...............
Dan selama ini aku diem, aku pikir pikiran kebanyakan orang itu ga sepenuhnya bener. Aku masih ngeyakinin diri aku. Dijauhin, disebelin. Tapi, kenapa malah aku kecipratan, mmm istilah kasarnya, "sial" lo itu?
Pernah lo liat gue ribut di Twitter, Facebook, wall orang? Jarang, bahkan hampir gapernah. Gue mutusin buat ngalah. MENGALAH BUKAN BERARTI KALAH. Tekanin itu.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Monday, June 06, 2011
Mengalah, Bukan Kalah
posted by DEN▲LI▲URIK▲ at 01:02
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comment:
Post a Comment